BP2TSTH KUOK TERIMA KUNJUNGAN PRAKTEK MAHASISWA UITM MALAYSIA

By andhika 08 Sep 2017, 09:47:24 WIBBERITA LITBANG & INNASI

BP2TSTH KUOK TERIMA KUNJUNGAN PRAKTEK MAHASISWA UITM MALAYSIA

Keterangan Gambar :


BP2TSTH Kuok (5/9/2017), Dalam rangka mendiseminasikan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi untuk masyarakat luas, Balai Penelitian Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH Kuok) menerima kunjungan praktek lapangan dari mahasiswa Universiti Teknologi Mara (UITM) Malaysia sebanyak 23 orang. Mereka merupakan mahasiswa semester 2 jurusan holtikultura. Kedatangan mereka didampingi oleh Dosen Pengajar dari Universitas Islam Riau (UIR) bertujuan untuk memperoleh informasi dan pelatihan singkat terkait dengan budidaya lebah madu dan produk turunannya.

“Kedatangan kami kesini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait dengan pengembangan budidaya lebah madu yang ada di Indonesia, bagaimana cara melakukan budidaya lebah madu yang baik dan benar agar diperoleh hasil yang baik juga”, ujar salah satu pendamping.

“Pada dasarnya instansi kami terbuka kepada masyarakat umum, khususnya yang ingin belajar terkait dengan budidaya lebah madu. Jenis lebah yang ada di Indonesia dan Malaysia pun tidak jauh berbeda, sehingga diharapkan dengan informasi dan teknologi yang didapat disini dapat diterapkan dan disebarluaskan di tempat asal mereka”, tutur Ir. R. Gunawan Hadi Rahmanto, M.Si., Kepala BP2TSTH Kuok.

Jenis lebah madu di Malaysia tidak jauh berbeda dengan jenis lebah yang ada di Indonesia. Terdapat 5 spesies lebah bersengat di Malaysia, yaitu Apis dorsata (Lebah Tualang), Apis mallifera (Lebah Import), Apis cerana (Lebah Kampung/Keran), Apis florea (Lebah Lalat) dan Apis andreformis (Lebah Kecil), namun hanya 2 spesies yang boleh di ternakkan dan dijinakkan di Malaysia, yaitu lebah import dan lebah keran untuk tujuan komersil dan paling banyak digunakan dalam industri lebah madu. Sedangkan jenis lebah madu di Indonesia adalah Apis andreniformis, Apis cerana, Apis dorsata, serta Apis koschevnikovi.

(Para peserta sangat antusias mengikuti demonstrasi panen madu dari instruktur)

Pada kesempatan ini, Drs. Purnomo selaku peneliti lebah madu BP2TSTH Kuok mendemonstrasikan beberapa koloni lebah seperti Apis cerana, Trigona itama, Trigona laeviceps, Trigona thoracica dan Trigona apicalis. Selain memamerkan jenis-jenis lebah, para mahasiswa juga dibekali cara-cara memanen madu yang baik dan benar serta beberapa produk turunan dari lebah madu seperti madu, propolis, lilin dan pollen.

(beberapa produk turunan yang dihasilkan oleh lebah)

“Permintaan madu dari lebah di Malaysia tergolong sangat tinggi, terutama dari negara-negara maju seperti Amerika, China dan beberapa Negara di benua Eropa. Pasar madu dunia menjanjikan potensi ekspor non-migas yang sangat menggiurkan”, ujar Purnomo.

Lebah dan pohon (bunga) memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan (simbiosis mutualisme) dimana lebah membutuhkan nectar yang terdapat pada bunga sebagai bahan makanan mereka. Apabila konversi lahan hutan secara besar-besaran bukan tidak mungkin lebah-lebah tersebut akan pergi. “Jadi, diharapkan mampu mengimbangi antara menanam dan menjaga hutan agar keberlangsungan hidup lebah dapat terjaga”, tutup Gunawan. (ASY/DR)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Jasa Seo Murah

    Terima kasih atas info yang telah disajikan. Semua ini sangat bermanfaat untuk ...

    View Article
  • Paket Wisata Pulau Pari

    Thank you so much! ...

    View Article
  • bikin adem

    bulan yang penuh berkah hanya ada satu bulan, yaitu bulan ramadhan ...

    View Article
  • toko online tanpa transfer

    ramadhan memberikan banyak pelajaran penting untuk kebaikan akhlak manusia ...

    View Article