Raih Predikat WBK, BP2TSTH Kuok Menjadi Rujukan BPKH XIX Pekanbaru

By Sutomo Dardi 30 Mar 2021, 14:45:13 WIBBERITA LITBANG & INNASI

Raih Predikat WBK, BP2TSTH Kuok Menjadi Rujukan BPKH XIX Pekanbaru

Keterangan Gambar :


FORDA[24/03/21]_Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) kembali mendapat kunjungan dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) XIX Pekanbaru pada Rabu, 24 Maret 2021. Kunjungan ini dalam rangka studi banding untuk pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala BPKH XIX Pekanbaru dan setibanya di halaman BP2TSTH disambut oleh Kepala BP2TSTH. Selanjutnya, rombongan dibawa ke dangu apung.

Berbagi pengalaman ini langsung dipimpin oleh Kepala BP2TSTH Kuok, Priyo Kusumedi, S.Hut, MP mengenai Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dalam paparannya beliau menjelasakan bahwa WBK – WBBM merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja instansi pemerintah yang memenuhi indikasi bebas dari korupsi dan melayani publik dengan baik.

“Kunci keberhasilan meraih predikat ZI/WBK adalah komitmen pimpinan untuk melakukan perubahan, peningkatan pelayananan publik, inovasi satker, optimalisasi penggunaan media sosial dan media lain untuk publikasi dan komunikasi serta monitoring dan evaluasi secara periodik untuk memastikan program berjalan dan berkelanjutan” terang Priyo.

Fokus ZI menuju WBK/WBBM melingkupi enam area perubahan yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik” tambah Priyo melengkapi.

Mengacu pada kriteria fokus ZI menuju WBK/WBBM oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) melingkupi enam area perubahan yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Sofyan, S.Hut, M.Sc, Kepala BPKH XIX Pekanbaru, menyampaikan keinginan dan target institusi yang dipimpinnya untuk meraih apresiasi bergengsi ini. "Sekarang saatnya kita berjuang agar satker kita juga bisa meraih predikat ZI/WBK-WBBM. Melalui studi banding ini dapat kita pelajari apa saja yang harus disiapkan dari sisi administrasi, inovasi maupun pelayanan dalam rangka menuju WBK-WBBM”. Selanjutnya ia meminta kepada jajarannya agar serius dan berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan Zona Integritas menuju WBK-WBBM.

Saat dikonfirmasi, Juliswan SE, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BP2TSTH Kuok menyatakan pentingnya pendokumentasian atas proses perubahan yang tengah berlangsung. “Pimpinan berperan penting sebagai role model dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Berdasarkan pengalaman, kami menyarankan untuk mendokumentasikan setiap kegiatan perubahan dan penertiban administrasi yang mencakup dokumen perencanaan, pemantauan dan evaluasi, pelaporan hingga foto dan video kegiatan tersebut” ungkapnya disela-sela menemani kepala BP2TSTH menjamu rombongan.

Apresiasi dari Kemenpan RB diterima oleh jajaran manajemen BP2TSTH dipenghujung tahun 2020. Anugrah ini melengkapi beberapa apresiasi lain atas pencapaian kinerja tahun 2019 yang diterima pada tahun 2020. Beberapa penghargaan tersebut meliputi empat penghargaan dari KPPN Pekanbaru atas Laporan Kinerja Terbaik Tahun 2019, LPJ Bendahara Terbaik 2019, Duta Perbendaharaan 2020, Penghargaan Terbaik Kedua untuk Penilaian Kualitas Pelaporan Keuangan dan Kinerja Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Periode Triwulan III Tahun 2020 dan penghargaan Terbaik Kualitas dan Kepatuhan Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Masa dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bangkinang Tahun Anggaran 2019.

Kegiatan studi banding ini berjalan hangat dan mengalir melalui sesi tanya jawab yang diakhiri dengan kunjungan ke spot sarana pendukung wisata ilmiah yang mencakup taman trigona, galeri inovasi dan eco bee park yang merupakan inovasi layanan publik BP2TSTH Kuok. Selama kegiatan berlangsung penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. **FDN



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook