Teknik Budidaya Perlebahan BP2TSTH Sebagai Materi Ekspose Diskominfosandi Pemkab Kampar
Budidaya lebah Trigona merupakan alternatif sumber mata pencaharian

By Sutomo Dardi 16 Jul 2020, 16:25:38 WIBSarana Dan Prasaranan

Teknik Budidaya Perlebahan BP2TSTH Sebagai Materi Ekspose Diskominfosandi Pemkab Kampar

Keterangan Gambar :


Kuok (15/07/20)_Teknik budidaya lebah trigona yang telah diteliti dan sedang dalam tahap pengembangan dan pengkajian untuk skala usaha oleh tim penelitian Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) mendapat perhatian dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Kampar. Kunjungan kerja ini dilakukan ke BP2TSTH pada hari Rabu (15/07/20). Rombongan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Layanan Publik didampingi oleh Kepala Bidang Statistik, Kepala Seksi Layanan Publik, beserta tim liputan Diskominfo Kabupaten Kampar.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala BP2TSTH, Kepala Seksi Data Informasi dan Sarana Penelitian (DISP) dan tim peneliti perlebahan di spot galeri inovasi. Priyo Kusumedi,S.Hut,MP dalam sambutannya menyampaikan “Terimakasih telah memberikan kesempatan kepada institusi kami untuk bisa berpartisipasi pada pengembangan potensi daerah yang akan diekspose oleh Diskominfosandi Kabupaten Kampar” ujarnya.

“Penguasaan teknologi budidaya dan pengolahan hasil lebah madu trigona dari institusi kami telah sampai pada tahap diversifikasi produk yang karenanya sudah dapat diaplikasikan melalui skema pemberdayaan masyarakat” ucapnya melengkapi.

Salmi Hadi,S.Sos,M.Si selaku Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Layanan Publik menjelaskan “Kegiatan pendokumentasian ini merupakan bagian dari publikasi komoditi yang potensial dikembangkan sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat” jelasnya.

Senada hal tersebut, Fahrurazi,SP,M.Si selaku Kepala Seksi Layanan Publik menambahkan “Peliputan kegiatan pengelolaan dan pengembangan lebah kelulut atau trigona ini akan menjadi materi iklan layanan masyarakat yang akan ditayangkan pada website, akun media sosial dan videotron milik pemerintah Kabupaten Kampar” tambahnya melengkapi.

Pada akhir liputan, Priyo berharap materi ekspose yang dibuat bisa menjadi bahan edukasi kepada masyarakat/kelompok tani untuk meningkatkan kapasitasnya dalam pengembangan HHBK unggulan daerah, serta berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

BP2TSTH sejak awal berdiri dengan core research Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) telah melakukan penelitian dan pengembangan aspek hulu hingga hilir untuk komoditi lebah penghasil madu. Praktisi perlebahan di Provinsi Riau acap kali menjadikan tim perlebahan sebagai narasumber dan instruktur untuk kegiatan alih teknologi. Dilansir dari artikel di website BP2TSTH, setidaknya stakeholder yang bersinergi dengan BP2TSTH dalam pemberdayaan masyarakat melalui perlebahan meliputi satuan kerja (satker) lain lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, satker pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat dan pihak swasta.

Pendokumentasian kegiatan budidaya dilakukan pada areal taman trigona. Materi yang diliput antara lain manajemen koloni, manajemen pakan, teknik pemanenan dan pengolahan pasca panen. Kegiatan diseminasi yang dilakukan baik itu secara mandiri maupun berkolaborasi dengan institusi lain merupakan bentuk sinergitas lembaga pemerintah. Mengangkat potensi daerah melalui komoditi hasil penelitian dan pengembangan adalah sebuah keniscayaan implementasi keilmuan yang berdaya guna bagi masyarakat dan berdampak pada insan litbang. **ESR



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook