UPT PPM, Dinas LHK Riau Tertarik Berdayakan Masyarakat dengan IPTEK Perlebahan Kuok
Kolaborasi dilakukan dalam rangka pemberdayaan masyarakat

By Sutomo Dardi 14 Jul 2020, 21:38:39 WIBBERITA LITBANG & INNASI

UPT PPM, Dinas LHK Riau Tertarik Berdayakan Masyarakat dengan IPTEK Perlebahan Kuok

Keterangan Gambar :


Kuok (Juli 20)_Unit Pelaksana Teknis (UPT PPM) Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau mengunjungi Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) pada hari Kamis ( 09/07/20) yang lalu. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala UPT PPM beserta beberapa pejabat struktural lainnya.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala BP2TSTH, Kepala Seksi Data, Informasi dan Sarana Penelitian dan Ketua Koperasi Karyawan BP2TSTH. Jamuan dan diskusi teknis dilakukan di areal galeri inovasi seraya melihat hasil-hasil produk kelitbangan dan inovasi yang telah dihasilkan.

Kepada Tim BP2TSTH, Mohd Fuad yang merupakan kepala UPT PPM, DLHK Provinsi Riau menegaskan "kedatangan kami ke Kuok ini tidak lain adalah menyambangi salah satu institusi litbang yang telah berkiprah dan menguasai iptek perlebahan" tegasnya.

Selain itu, kami ingin kerjasama yang telah terjalin selama ini bisa ditingkatkan lagi dan menjadi kerjasama yang formal. Kolaborasi yang terjadi selama ini sudah selayaknya tertuang dalam sebuah perjanjian kerjasama" harapnya.

"Kami akan mengadakan kegiatan pelatihan budidaya lebah madu yang mana narasumber dan instrukturnya akan berasal dari instansi ini" ucapnya seraya mendetailkan.

Priyo Kusumedi, S.Hut,MP selaku kepala BP2TSTH menyampaikan "Selamat datang dan terimakasih berkenan mengunjungi serta menjadikan institusi kami sebagai rujukan teknis berbasis litbang" ungkapnya.

"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas personal dan kelompok taninya sehingga akan meningkatkan kesejahteraannya" tambahnya antusias.

Kolaborasi  ini bukan yang pertama kali terjadi, beberapa tahun belakangan juga telah terjalin kerjasama dengan beragam komoditi hasil hutan bukan kayu (HHBK). Walaupun BP2TSTH tidak lagi menjalankan core research pada HHBK, diseminasi dan jejaring kerja semasa loka litbang HHBK dapat dikatakan berhasil dengan seringnya UPT lain meminta narasumber dari BP2TSTH.

"Jika memungkinkan BP2TSTH membantu kami dalam melakukan pemberdayaan masyarakat di seluruh Kabupaten - Kota se Provinsi Riau untuk menghasilkan pengembangan HHBK unggulan daerahnya" saat mengamati produk-produk di galeri inovasi. 

Ikut menimpali, Priyo menyampaikan "kerjasama ini menjadi peluang besar bagi kami untuk mengembangkan komoditi HHBK dari aspek hulu hingga hilir yang mana masyarakat telah siap mengadopsinya" ujarnya sembari menjelaskan detail beragam produk kelitbangan yang ditata rapi di galeri inovasi.

Kunjungan ini diakhiri dengan mengunjungi dan memanen madu jenis stingless bee di spot Taman Trigona. Kolaborasi ini tentunya tidak terlepas dari peran diseminasi instansi dan tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja sumber daya litbang. Litbang hadir sebagai referensi solusi dan  pertimbangan kebijakan kepada masyarakat. **ES



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook