BP2TSTH Kuok Gelar Lokakarya dan Peluncuran Buku “Kupas Tuntas Kelor : Pesona Tanaman Ajaib”

By Sutomo Dardi 05 Jan 2022, 19:39:34 WIBBERITA LITBANG & INNASI

BP2TSTH Kuok Gelar Lokakarya dan Peluncuran Buku  “Kupas Tuntas Kelor : Pesona Tanaman Ajaib”

Keterangan Gambar :


Kampar (29/12/2021) Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok, sinergi dengan Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Dapur Aru menyelenggarakan Kegiatan Lokakarya dan Peluncuran Buku “Kupas Tuntas Kelor : Pesona Tanaman Ajaib”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 29 Desember 2021 secara hybrid, kombinasi faktual dan virtual. Terselenggaranya kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya dalam mendukung program daerah yang digagas oleh Dinas Ketahanan pangan Kabupaten Kampar untuk mengatasi kerawanan pangan melalui Program Optimalisasi Cara untuk Mandiri Pangan (Ocu Mapan).

Kegiatan diselenggarakan secara faktual di Aula BP2TSTH Kuok, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pada kesempatan ini, Kepala BP2TSTH Priyo Kusumedi, S.Hut., M.P. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi Litbang Kuok dalam melaksanakan salah satu tusinya yaitu melaksanakan kegiatan litbang sesuai dengan kebutuhan daerah. 

Secara simbolis, kegiatan ini dibuka oleh Plt. Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen LHK, Dr. Nur Sumedi, S.Pi., M.P. secara virtual. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada penulis Buku “Kupas Tuntas Kelor : Pesona Tanaman Ajaib” yang telah berhasil menuangkan ide dan konsep pikirnya melalui verbal. Insyaa Allah ini akan menjadi amal jariyyah yang akan dikenang sepanjang zaman. Nur Sumedi juga mengucapkan selamat dan apresiasi terhadap kegiatan PLN Peduli serta seluruh pihak yang terlibat dan berkontribusi dalam menyelesaikan program kerja sama ini.

Kegiatan ini turut mendukung Program Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan melalui Ocu Mapan. Hadir pula secara faktual Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Ir. H. Cokroaminoto, MM. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas support untuk mendukung program daerah Kab. Kampar melalui pencanangan Ocu Mapan. Kegiatan ini merupakan rangkaian tak terpisahkan dari kegiatan pelatihan budidaya dan pengolahan kelor yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. “Dengan adanya sinergitas ini, budidaya dan pengolahan kelor semakin banyak dikenal oleh masyarakat. Bahkan sudah ada beberapa desa yang ingin menjadi Kampung Kelor, seperti Desa Salo Timur dan Desa Ganting. Hal ini harus didukung dengan pengadaan bibit kelor yang berkualitas”. 

Terselenggaranya kegiatan ini merupakan salah satu output dari kerjasama yang terjalin dengan pendanaan dari CSR PLN melalui PLN Peduli. Turut hadir tim CSR PLN yang diwakilkan oleh Manager Perizinan dan Komunikasi Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, Ishra Khalilur Rachman. Pihak PLN menyambut antusias atas terselenggaranya acara ini. “Dengan adanya sinergi BP2TSTH Kuok dengan PLN Peduli dan UMKM Dapur Aru melalui kegiatan ini dapat membuat kita semua menyadari bahwa manfaat tanaman kelor jauh lebih besar dari ukuran daunnya”, ujarnya. Ishra memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim penulis Buku “Kupas Tuntas Kelor : Pesona Tanaman Ajaib” dan kepada seluruh peneliti yang telah melakukan penelitian tentang kelor. Melaui kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan produk turunan baru dari tanaman kelor, yang lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh elemen.

Pada kesempatan ini, hadir pula secara virtual Yudi Kurniawan dari Asosiasi Beyond Moringa Indonesia (ABMI). Beliau menyampaikan ABMI merupakan wadah organisasi seluruh petani, koperasi, dan pengusaha kelor (Moringa) di Indonesia. Yang mana nantinya dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pangsa pasar moringa, baik di pasar nasional maupun internasional.

Kegiatan kerjasama lintas sektoral ini turut menggandeng pegiat usaha, yaitu UMKM Dapur Aru. Dalam kesempatan ini, Nurhidayah Sari, M.Pd. selaku owner mengatakan bahwa pihaknya mengambil peran strategis dalam mengkampanyekan pola hidup sehat melalui makanan yang kaya akan gizi dari berbagai olahan kelor. “Hingga saat ini kami terus belajar dan berinovasi untuk menghasilkan berbagai produk olahan berbasis kelor. Tidak hanya itu, kami juga terus melakukan promosi dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran”, ujarnya. 

Kegiatan Lokakarya dan Peluncuran Buku “Kupas Tuntas Kelor : Pesona Tanaman Ajaib” ini dimaksudkan untuk menggali informasi lebih mendalam dari berbagai kalangan tentang potensi tanaman kelor, terutama dalam upaya pemenuhan gizi keluarga, guna mengurangi tingkat kerawanan pangan di Kabupaten Kampar pada khususnya, dan Provinsi Riau secara luas. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook