BP2TSTH DAN BSPTH SUMATERA BARAT GELAR BIMTEK BAGI KELOMPOK TANI DAN PENYULUH KEHUTANAN

By andhika 07 Des 2018, 16:27:25 WIBBERITA LITBANG & INNASI

BP2TSTH DAN BSPTH SUMATERA BARAT GELAR BIMTEK BAGI KELOMPOK TANI DAN PENYULUH KEHUTANAN

Keterangan Gambar :


Kuok (6/12/2018) Pada tanggal 29-30 November 2018 lalu B2TSTH Kuok dan BSPTH Sumatera Barat bekerja sama menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) pada kelompok tani dan penyuluh kehutanan dari Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan bimtek tersebut bertujuan mengenalkan teknis perbanyakan tanaman secara vegetatif kepada petani yang sebagian besar adalah pelaku perhutanan sosial. Selain itu, masih ditemuinya kendala dalam penyediaan bibit tanaman hutan oleh pelaku usaha dan institusi pengelola perbenihan tanaman hutan turut mendasari pentingnya pelaksanaan bimtek tersebut. Hal ini senada dengan penuturan Febriana, Kepala UPTD Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) Provinsi Sumatera Barat, “sebagian kelompok tani yang bermukim di sekitar hutan mampu mengenali banyak jenis tanaman hutan namun kesulitan untuk membibitkannya”.

Kegiatan bimtek berlangsung selama dua hari, bertindak sebagai narasumber adalah peneliti dan teknisi dari BP2TSTH Kuok. Pada hari pertama, materi yang disampaikan adalah pengelolaan persemaian dan greenhouse, teknik penanganan bibit dan cara pembuatan kompos. Sepanjang kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 tersebut diikuti para peserta dengan antusias. Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh peserta, terutama dalam kegiatan penanganan bibit. Salah satu peserta, Widodo, petani yang bermukim di lereng Bukit Barisan menuturkan “Di wilayah kami banyak ditemui anakan bibit andalas, tapi hingga sekarang kami belum bisa membibitkannya sendiri. Sedangkan kami juga belum memiliki teknik penanganan yang tepat untuk bibit cabutan”. Menimpali pertanyaan tersebut, peneliti dari BP2TSTH yang terlibat dalam konservasi tanaman langka Sumatera menyarankan untuk menggunakan styrofoam box untuk menyimpan bibit cabutan sementara waktu sebelum sampai di persemaian. Setelah sesi penyampaian materi dan diskusi, para peserta diajak untuk melakukan praktek di lapangan.

Sementara, pada hari kedua bimtek dilanjutkan dengan pengenalan tanaman langka, seleksi benih, perbanyakan stek pucuk dan stump. Hingga saat ini, BP2TSTH Kuok telah memiliki beberapa plot konservasi yang tersebar di beberapa region Sumatera seperti di Propinsi Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Dengan mengenalkan jenis-jenis tanaman langka pada peserta bimtek diharapkan masyarakat dapat turut menjaga kelestarian tanaman tersebut di habitatnya. Sedangkan pengenalan seleksi benih, teknik perbanyakan vegetatif dan stump ditujukan untuk membantu petani dalam membudidayakan jenis-jenis tanaman hutan. Hal ini senada dengan penuturan salah seorang peserta, Martinah, “Saya senang sekali mendapat ilmu baru terutama tentang perbenihan yang nantinya bisa saya praktekkan sendiri maupun saya tularkan ilmunya ke anggota kelompok tani lainnya”.

Setelah semua materi dan praktek disampaikan kepada para peserta, acara bimtek diakhiri pada hari Jumat pukul 16.00. Dalam sambutannya, kepala BP2TSTH, Mochlis mengungkapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada peserta Bimtek yang berjumlah 80 orang tersebut karena meski terkendala hujan namun tetap bersemangat mengikuti pelatihan. Mochlis juga mengapresiasi kesungguhan kepala UPTD BSPTH Provinsi Sumbar, Febriana, yang selain mengawasi dan memantau acara juga menjadi peserta aktif dalam bimtek tersebut. Penyerahan bibit andalas dari kepala BP2TSTH kepada kepala UPTD BSPTH Povinsi Sumbar menjadi penanda telah berakhirnya bimtek tersebut. (AY/SW)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. Abdullah 18 Des 2018, 11:30:39 WIB

    Semoga makin banyak manfaat yang tersebar dari BP2TSTH, aamiin...

    Abdullah 18 Des 2018, 11:31:42 WIB

    Semoga makin banyak manfaat yang tersebar dari BP2TSTH Kuok, aamiin...

View all comments

Write a comment