BP2TSTH KUOK DAN ITTO BERKOLABORASI SELENGGARAKAN WORKSHOP TENTANG UPAYA KONSERVASI TUMBUHAN LANGKA

By andhika 09 Mei 2018, 12:04:41 WIBBERITA LITBANG & INNASI

BP2TSTH KUOK DAN ITTO BERKOLABORASI SELENGGARAKAN WORKSHOP TENTANG UPAYA KONSERVASI TUMBUHAN LANGKA

Keterangan Gambar :


Pekanbaru (08/05/2018), Upaya konservasi dan pemanfaatan spesies tumbuhan asli Sumatera, yakni Merbau (Intsia palembanica, Miq), Taxus (taxus sumatrana), Andalas (Morus macroura), Kulim (Scorodocarpus borneensis Becc), Ramin (Gonystylus bancanus), Giam (Cotylelobium melanoxylon) dan Gaharu (Aquilaria malaccensis) telah dilakukan oleh BP2TSTH bekerja sama dengan ITTO (International Tropical Timber Organization) sejak tahun 2015 hingga sekarang.  Salah satu agenda dalam upaya konservasi tersebut adalah mengkampanyekan kesadaran hukum kepada masyarakat tentang eksploitasi spesies langka. Untuk menginformasikan adanya konsekuensi hukum atas eksploitasi spesies langka, maka pada tanggal 7 Mei 2018, BPSTSTH dan ITTO menggelar workshop yang bertema “Penguatan Kesadaran Mengenai Penerapan Hukum pada Eksploitasi Tumbuhan Langka” bertempat di Ballroom Hotel Pangeran, Pekanbaru. Acara tersebut dihadiri oleh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian LHK di Propinsi Riau, dinas LHK Propinsi Riau, kesatuan pengelolaan hutan (KPH) Propinsi Riau dan Sumatera Barat, praktisi, perguruan tinggi, pelaku usaha dan LSM.

Dalam sambutannya, Amral Fery, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera, menekankan perlunya kerjasama pemerintah dan masyarakat untuk keberhasilan konservasi spesies langka. Terciptanya masyarakat yang sadar hukum akan eksploitasi spesies langka merupakan salah satu aspek keberhasilan konservasi jenis-jenis lokal Sumatera, yang pada akhirnya dapat menjaga plasma nutfah yang dimiliki oleh bangsa kita, tegasnya.

Acara ini berlangsung secara panel dengan mengangkat enam materi diskusi. Pada sesi pertama, tema diskusi disampaikan oleh Ardi Risman dari Gakkum KLHK, Yanto Rochmayanto dari P3SEKPI dan AYPBC Widyatmoko dari BBP2BPTH Yogyakarta, yang secara berurutan menyampaikan tentang; penerapan hukum kebijakan konservasi tumbuhan langka, kearifan lokal dalam penerapan hukum terkait perlindungan atau konservasi tumbuhan langka, dan kebijakan perlindungan sumber daya genetik tumbuhan langka.  Sementara pada sesi diskusi kedua, pemateri terdiri dari Erli Sukrismanto dari BBKSDA Sumatera Barat, Tajudin Edi Komar dan Adi Susilo yang keduanya mewakili Puslitbang Hutan. Tema diskusi yang diketengahkan adalah konflik dalam perlindungan atau konservasi tumbuhan langka, pemanfaatan lestari sumber daya alam hayati, dan strategi perlindungan atau konservasi sumberdaya alam hayati.

Acara diakhiri dengan pembacaan rumusan dan kesimpulan diskusi oleh ketua panitia, Eka Novriyanti. Lebih lanjut, Eka menegaskan bahwa rumusan tersebut akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai masukan untuk pembuatan kebijakan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas lagi.

Sementara dalam penutupan, kepala BP2TSTH Kuok, Mochlis, berharap peserta diskusi dapat menambah pengetahuan dari informasi yang telah disampaikan oleh para narasumber dan meningkatkan kepedulian terhadap upaya konservasi sumberdaya hayati. (SW/ASY)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • jsconton

    cheap viagra pills <a href="https://niqabsquad.com/">generic name for ...

    View Article
  • umfFaubs

    viagra online <a href="http://canadiansapharmacyvgy.com/">when does viagra go ...

    View Article
  • badBrits

    cheap generic viagra <a href="https://signaturestudiosoc.com/">generi c ...

    View Article
  • jmkcramb

    cheap cialis <a href="http://cialisckajrhd.com/">cialis generic</a> ...

    View Article