BP2TSTH Sebagai Rujukan Praktek Kerja Industri SMKN 1 Kuok
Praktek Kerja Industri (Prakerin)

By Sutomo Dardi 16 Jul 2020, 09:08:40 WIBSarana Dan Prasaranan

BP2TSTH Sebagai Rujukan Praktek Kerja Industri SMKN 1 Kuok

Keterangan Gambar : Foto bersama di taman diskusi selulosa


Kuok (15 Juli 20)_ walau bukan yang pertama kali dalam pembekalan praktek kerja industri siswa dari SMK, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) tetap optimis praktek kerja industry (prakerin) ditengah kondisi pandemik global ini akan berjalan mengikuti silabus yang ada. Kegiatan pembekalan prakerin dilakukan di taman diskusi selulosa pada hari ini (Rabu, 15/07/20) sekitar pukul 08.00 WIB. Penyerahan siswa prakerin dari SMKN 1 kuok diantar langsung oleh kepala SMK 1 Kuok, ketua jurusan dan beberapa dewan guru. Penyambutan rombongan dilakukan oleh Kepala BP2TSTH dan seluruh kepala unit lingkup BP2TSTH.

Dalam arahannya, Nurnaningsih,M.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan “Terimakasih kami sampaikan kepada jajaran manajemen BP2TSTH yang telah bersedia menerima permohonan kami sebagai lembaga tempat peserta didik kami melaksanakan prakerin” ujarnya.

“Kegiatan Prakerin SMKN 1 Kuok di BP2TSTH hendaknya melengkapi kemampuan peserta didik kami dalam mengimplementasikan pembelajaran saat di sekolah” ucapnya berharap”

Sejalan hal tersebut, Ketua Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan SMKN 1 Kuok menegaskan “Kapabilitas peserta didik kami belum sepenuhnya terpenuhi dari silabus yang diterapkan saat ini, sehingga kegiatan prakerin ini menjadi penyempurna kegiatan belajar mengajar di sekolah” tegas Yusti Nengsih,SP,MP.

“Apa yang diperoleh silahkan dipraktekkan di kantor ini, begitupun apa yang belum diperoleh pelajari ilmu tersebut dari sini. Kantor ini sarat akan ilmu pengetahuan, mohon manfaatkan kesempatan berharga tersebut” tambah wanita kelahiran Kuok ini.

Selanjutnya, Priyo Kusumedi,S.Hut,MP menyatakan “Selamat datang para siswa prakerin di institusi kami, semoga keberadaan kita yang berdekatan ini mampu memberikan kontribusi keilmuan dalam peningkatan kompetensi siswa SMK” imbuhnya.

“Institusi kami dengan mandat melaksanakan kegiatan litbang di bidang teknologi serat tetap bisa bersinergi untuk pembelajaran SMK melalui aspek silvikultur, teknologi pengolahan dan sosial-ekonomi” tambahnya melengkapi.

Disela-sela kegiatan pembekalan juga dipaparkan mengenai profil BP2TSTH dan capaian produk kelitbangan yang telah dihasilkan. Skema pembelajaran untuk prakerin dan atau magang untuk siswa dan mahasiswa disusun dengan acuan silabus akademis, disiplin ilmu dan output yang akan dicapai nantinya. Pembelajaran dengan mekanisme andragogi ini senantiasa di terapkan BP2TSTH untuk memberikan gambaran secara nyata terkait ritme dunia kerja untuk membekali peserta prakerin sebagai tenaga terampil yang siap kerja. Hal ini merujuk pada tagline pembelajaran di SMK yang mana “SMK Hebat, SMK Bisa”. Semoga kolaborasi dan sinergitas dengan dunia pendidikan seperti dapat terjalin berkesinambugan agar kerja nyata dan kerja berdampak dapat terealisasikan.**ESR



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook