Galeri Inovasi: Sarana Edukasi, Diseminasi dan Publikasi
Sarana Edukasi, Diseminasi dan Publikasi

By Sutomo Dardi 30 Jun 2020, 16:46:55 WIBPublikasi

Galeri Inovasi: Sarana Edukasi, Diseminasi dan Publikasi

Keterangan Gambar :


Kuok (Juni, 2020), ada yang berbeda saat kita memasuki gedung utama pada Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH). Selain penerapan protokol kesehatan, kita akan disuguhkan dengan berbagai macam produk iptek yang dihasilkan oleh tim peneliti. Produk hasil riset ini ditata rapi pada pajangan di lobby. Kondisi lobby juga dipadu padan dengan tanaman hias hidup dan perangkat elekronik yang menyuguhkan flash player kegiatan penelitian sejak BP2TSTH berdiri hingga kegiatan riset pada tahun 2019. Kesan awal yang dirasakan adalah atmosfer kelitbangan bertajuk time by time transformation. Spot ini mendapat julukan "Galeri Inovasi".

Kepala BP2TSTH (Priyo Kusumedi, S.Hut, MP) menegaskan "Diharapkan Galeri Inovasi ini akan menjadi pusat informasi bagi pengguna untuk berinteraksi dan melihat secara langsung hasil litbang yang telah dihasilkan oleh Tim peneliti BP2TSTH", saat ditemui ruang kerjanya, Senin (29/06/2020)

"Pada masa yang akan datang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran penerapan iptek dan memainkan peran sebagai penghubung dengan dunia industri untuk produk inovasi yang dihasilkan" ujarnya seraya tersenyum,

Galeri Inovasi didisain sebagai tempat untuk memamerkan karya Inovasi Litbang Kuok mulai dari berdiri dengan tugas pokok dan fungsi pada bidang HHBK, bidang pulp dan kertas hingga bidang teknologi serat tanaman hutan yang sedang dilakoni saat ini.

Senada hal ini, Agus Yanto,SH selaku Kepala Seksi Data, Informasi dan Sarana Penelitian menyampaikan "Kita melakukan sebuah upaya membangkitkan kepercayaan diri secara institusi dan menjalankan pesan JasMeRah (jangan sesekali melupakan sejarah)" ungkapnya berseloroh. "Balai ini sudah banyak menghasilkan produk dan inovasi, diseminasi yang lakukan condong kepada publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal maupun prosiding sehingga hanya diketahui oleh kalangan terbatas saja" ujar pria yang mendekati masa purna tugas ini.

Produk-produk inovasi ini secara sukarela dikumpulkan oleh ketua tim penelitian yang melaksanakan kegiatan kelitbangannya berbasis produk. Tidak butuh waktu lama dalam proses pengumpulan produk, selain memang sudah ada sebagai bahan pameran, produk tersebut merupakan sample penelitian yang sudah selesai dilaksanakan.

Salah satu peneliti yang berpartisipasi memamerkan hasil karyanya adalah Opik Taupik Akbar,S.Hut. Ia menyampaikan "Terimakasih kepada pihak balai yang telah memberikan ruang promosi kepada kami para peneliti dan teknisi juga sebagai bentuk apresiasi secara institusi. Selain sebagai wujud pertanggungjawaban moril, produk yg dihasilkan dari kegiatan litbang dengan dana APBN ini tentunya harus dinikmati oleh seluruh pihak bahkan masyarakat umum" ucap pria yang menampilkan tes kit sidik cepat zat tambahan pada madu.

Tambahan audio visual pada Galeri Inovasi ini semakin memperkuat kesan publikasi informas hasil litbang yang ada. Banyaknya produk-produk yang dipajang mengharuskan adanya skema pengaturan secara periodik. Spot yang awalnya sebatas ruang tunggu ini kini semakin nyaman dan informatif.

Karya hasil iptek dan inovasi merupakan hasil buah pemikiran tim peneliti yang direalisasikan dalam kewujudan yang nyata. Selain akan menjadi sejarah, hendaknya apa yg ditorehkan selama ini mampu menjawab tantangan riset guna memecahkan permasalahan masyarakat dibidang lingkungan hidup dan kehutanan. Hasil kelitbangan yang aplikatif dan dapat direfleksikan sebagai cerminan insan berilmu yang up to date.**ES



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook