Kolaborasi BP2TSTH dengan PT. Semen Padang Membangun Taman
Kolaborasi BP2TSTH dengan PT. Semen Padang Membangun Taman

By Sutomo Dardi 06 Mar 2020, 08:44:19 WIBKERJASAMA

Kolaborasi BP2TSTH dengan PT. Semen Padang Membangun Taman

Keterangan Gambar : Pemberian Cindermata teh Taxus sumatrana kepada Kepala Unit HSE PT. Semen Padang


Kuok (4 Maret 2020)_ Kunjungan inisiasi kerjasama antara PT. Semen Padang dan Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) pada tahun 2020 diterima langsung oleh Priyo Kusumedi, S. Hut, MP selaku Kepala BP2TSTH dan tim peneliti BP2TSTH yang terlibat. Kedatangan ini merupakan kunjungan balasan dalam rangka inisiasi kerjasama Pembangunan Taman Keragaman Hayati (Kehati) PT. Semen Padang di Kotamadya Padang. Delegasi PT semen padang terdiri dari Kepala Unit Health Safety Environment (Mustaqim Nasra, ST) dan Kepala Urusan Lingkungan Hidup PT. Semen Padang (Alif Yuza, SP). Pertemuan yang berlangsung pada sore hari dilakukan di ruang kepala balai pada hari Rabu / 04 Maret 2020.

“Taman Kehati yang ingin bangun pada tahun ini berada di Areal PT. Semen Padang dengan Luasan 88 Ha” Ujar Mustaqim di Kuok. Areal yang akan dijadikan taman kehati berada di sekitar lokasi lapangan golf PT Semen Padang. “Taman Kehati yang ada saat ini belum tertata pola dan desainnya untuk itu kami tertarik dengan desain dan pola pengembangan taman kehati yang pernah disampaikan oleh tim BP2TSTH sebelumnya” ungkap Alif.

Selanjutnya Kepala BP2TSTH menyampaikan “Taman Kehati yang akan dikembangkan disesuaikan dengan kondisi lahan yang akan ditanami dan dipriotitaskan dari jenis tanaman yang cocok dan tergolong langka di Pulau Sumatera seperti kulim, merbau, giam dan sebagainya” ujar Priyo. Lebih lanjut ia menegaskan “terkait desain yang pernah dipaparkan, telah mengakomodir karakteristik dan kesesuaian lahan tersebut jikapun ada sedikit perlakuan untuk adaptasi sudah disiapkan oleh tim Peneliti kami sebagai antisipasinya” pungkas pria yang memulai karir sebagai peneliti ini.

Diskusi Rencana Kerjasama Taman Kehati

Selain membicarakan masalah kerjasama taman kehati, Kepala Balai juga menyampaikan tentang peluang kemungkinan kerjasama lainnya dalam hal pengembangan dan pembuatan plot eksitu Taxus sumatrana. Menyambung pembicaraan tersebut, Eka Novriyanti, S. Hut, M. Si, Ph.D menjelaskan bahwa “Pohon taksus merupakan tanaman langka yang memiliki manfaat yang sangat banyak dalam pengobatan berbasis kearifan lokal di masyarakat saat ini” paparnya antusias. “Banyak manfaat kesehatan yang sudah dirasakan oleh penduduk disekitar habitus pohon tersebut sehingga menyebabkan kondisi populasi di alam menjadi semakin mengkhawatirkan, untuk itu perlu segera kita lakukan konservasi eksitu” ujar Dodi Frianto,SP,M.Si yang juga terlibat didalam tim.

Selain membangun taman kehati, PT.Semen Padang juga menginginkan adanya rehalitasi hutan mangrove di Kabupaten Dumai agar bisa menahan abrasi dan menyerap polutan-polutan pertambangan batubara. Kegiiatan lainnya yang bisa didanai CSR Semen Padang yaitu pemberdayaan masyarakat dengan budidaya Taxus sumatrana. Produk akhir yany diharapkan adalah teh taxus yang bisa dipasarkan oleh kelompok tani/masyarakat.

Kerjasama ini diharapkan menjadi sebuah wadah bagi peneliti beserta tim dalam berkarya dan mengabdikan pengetahuannya secure nyata, berdampak langsung ke pengguna dan lingkungan. Sebelum melepas keberangkatan delegasi PT. Semen Padang, pihak BP2TSTH memberikan salah satu produk pengembangan berupa teh taksus (DF).

Penjelasan Rencana Tanaman yang akan ditanam di Taman Kehati .



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook