PANEN MADU DI DEMPLOT KELOMPOK TANI BINAAN BP2TSTH KUOK

By andhika 23 Nov 2017, 13:45:00 WIBBERITA LITBANG & INNASI

PANEN MADU DI DEMPLOT KELOMPOK TANI BINAAN BP2TSTH KUOK

Keterangan Gambar :


(Sungai Apit, 17/11/2017) Dalam rangka mengurangi interaksi masyarakat sekitar kawasan hutan terhadap hutan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem gambut, BP2TSTH Kuok bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) berupaya untuk menciptakan lapangan kerja baru guna meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan tanpa harus merusak hutan maupun lingkungan. Hal ini diwujudkan dengan adanya kegiatan “Pilot Project Budidaya Lebah Penghasil Madu di Ekosistem Gambut” di desa Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

“Lokasi ini dipilih berdasarkan kesesuaian persyaratan yang telah ditentukan oleh tim pilot project, yaitu di daerah yang termasuk dalam KHG, berkanal dan memiliki cadangan sumber pakan untuk lebah sehingga hasilnya dapat cepat diperoleh”, ujar Purnomo, Peneliti Madya BP2TSTH Kuok.

“Tim ini telah bergerak dalam kurun waktu setengah tahun terakhir, mulai dari pembentukan kelompok tani yang khusus bergerak di bidang lebah madu, alih teknologi sebagai bekal pengetahuan dan pemahaman bagi kelompok tani, pembangunan demplot budidaya lebah madu jenis Apis cerana dan Trigona, serta pengkayaan tanaman sebagai bahan makanan untuk lebah, dan hasilnya sudah dapat dipanen sekarang”, tambah Mochlis, Kepala BP2TSTH Kuok.

Hadir dalam panen madu hasil budidaya lebah jenis Trigona, Jumat (17/11), Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi, Dr. Sylvana Ratina, yang turut serta memanen madu secara langsung di Demplot Kelompok Tani Hutan Sialang Rawa. Beliau berharap, dengan semakin meningkatnya permintaan pasar akan produk madu, dapat menjadi penyemangat bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan budidaya lebah madu karena saat ini stok yang tersedia masih jauh dibawah kebutuhan pasar.

“Semoga, dengan adanya kegiatan ini, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera tanpa harus merusak hutan dan ekosistem gambut, dan tentunya dapat menjadi contoh untuk kelompok-kelompok lainnya.” tutur Sylvana. (ASY)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Jasa SEO 30 Nov 2017, 06:58:54 WIB

    Panennya banyak juga madunya juga alami

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • bbhshivy

    viagra coupons <a href="http://newviagrakfv.com/">viagra online</a> ...

    View Article
  • bdgDiogy

    what is tadalafil <a href="http://hopcialisraj.com/">cialis</a& gt; cialis ...

    View Article
  • dgjDiogy

    soft tabs viagra <a href="http://loviagraosn.com/">online viagra</a> ...

    View Article
  • bsgapeks

    viagra samples <a href="http://dejviagram.com/">online viagra</a> ...

    View Article