SHARING INFORMASI, PEMERHATI LEBAH DARI BELGIA KUNJUNGI BP2TSTH KUOK

By andhika 12 Jan 2018, 11:56:13 WIBBERITA LITBANG & INNASI

SHARING INFORMASI, PEMERHATI LEBAH DARI BELGIA KUNJUNGI BP2TSTH KUOK

Keterangan Gambar :


Kuok (10/1/2018), Teknologi Informasi berbasis komputer merupakan salah satu media yang cukup efektif dalam mengelola sistem informasi. Penggunaan internet dewasa ini juga mulai meningkat, tidak hanya sekedar mencari informasi di Internet saja, tetapi juga sebagai media publikasi melalui website. Berbekal informasi yang diperoleh melalui website ini membawa Prof. Irwan Effendi beserta rombongan berkunjung ke BP2TSTH Kuok di sela-sela perjalanan menuju ke PLTA Koto Panjang, Rabu (10/1).

Turut serta dalam rombongan adalah Huygmebaert Bram (Prancis) dan Ferdinand H.P. Wouda (Belanda). Bram merupakan seorang pemerhati lebah di Belgia, kedatangan beliau ke BP2TSTH Kuok bertujuan untuk studi banding sekaligus untuk memperoleh informasi terkait budidaya perlebahan yang dilakukan di Indonesia pada umumnya, khususnya di BP2TSTH Kuok.

“Secara umum, lebah di Indonesia yang cenderung memiliki iklim tropis dengan 2 (dua) musim dan di Belgia yang memiliki iklim sub tropis dengan 4 (empat) musim hampir sama, yaitu sama-sama mengalami panen raya ketika memasuki bulan Mei – Juli”, ujar Bram.

Lebah madu dapat menyesuaikan diri untuk setiap iklim, pada musim dingin mereka akan berhibernasi dan menghangatkan suhu tubuh mereka sampai musim dingin berakhir, sehingga lebah madu tidak akan mati begitu saja saat musim dingin.

“Dari jenis lebah antara di Indonesia dengan di Eropa hampir sama, yaitu jenis Apis, yang membedakan hanya sumber pakannya sehingga madu yang dihasilkan juga berbeda”, tambah Purnomo, Peneliti Perlebahan BP2TSTH Kuok.

Produk lebah madu di Belgia lebih banyak digunakan sebagai campuran bahan makanan untuk pembuatan coklat dan juga suplemen untuk menunjang kesehatan.

“Pada dasarnya, kami terbuka untuk siapa saja yang ingin memperoleh informasi maupun pengetahuan tentang budidaya lebah madu. Jenis lebah yang ada di Indonesia dan Eropa pun tidak jauh berbeda, sehingga diharapkan para peneliti dan pemerhati dapat saling bertukar informasi agar dapat membuka wawasan sehingga mampu menghasilkan ide-ide cemerlang untuk pengembangan budidaya lebah madu yang lebih baik”, tutur Mochlis, Kepala BP2TSTH Kuok.

Dalam kesempatan ini, rombongan juga berkesempatan untuk melihat koloni lebah budidaya, produk-produk turunan dari lebah madu serta menonton video terkait dengan pengenalan dan budidaya lebah madu yang ada di Indonesia. (ASY/AY)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • ndgshivy

    poor credit home loans <a href="https://joonlinepaydayloans.com/">insta nt ...

    View Article
  • nsgDiogy

    direct lending payday loans <a href="https://hopcashpaydayloans.com/">check ...

    View Article
  • hztgromb

    cash loans <a href="https://cashpaydayloansi.com/">debt help</a> no ...

    View Article
  • jsgapeks

    direct online payday loans <a href="https://fastpaydayloansi.com/">online ...

    View Article